Campaign Tracking Links
Panduan ini menjelaskan cara membuat link tracking WhatsApp untuk campaign marketing UPH. Setiap link bisa dilacak — berapa orang yang klik, dan berapa yang jadi lead.
Cara Kerjanya
Marketing buat campaign di admin
→ Sistem generate link tracking + QR code
→ Marketing cetak QR di brosur / share link di Instagram
User scan QR atau klik link
→ Sistem catat klik (waktu, device, sumber)
→ User diarahkan ke WhatsApp dengan pesan siap kirim
→ User kirim pesan ke bot HUPH
Bot terima pesan
→ Detect kode campaign dari pesan
→ Tag lead dengan campaign source
→ Marketing bisa lihat: berapa leads dari campaign ini
Membuat Campaign
1. Buka halaman Campaigns
Klik Pipeline → Campaigns di sidebar admin.
2. Klik "Tambah Campaign"
Isi form:
| Field | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Nama | Nama campaign (untuk internal) | "Open Day April 2026" |
| Kode | Kode unik (huruf besar + angka + strip) | "OD2604" |
| Nomor WhatsApp | Nomor WA bisnis UPH | "6281234567890" |
| Teks Pre-filled | Pesan yang muncul di WhatsApp user | "Halo UPH (OD2604)" |
Klik Simpan.
3. Dapatkan Link + QR
Setelah campaign dibuat, kamu mendapat:
Tracking URL:
QR Code: Klik tombol QR → download file PNG.
Menggunakan Campaign
Di Brosur / Banner / Poster
Cetak QR code di materi cetak. Tambahkan teks ajakan:
Di Instagram / Social Media
Copy tracking URL dan taruh di bio atau story:
Di Website
Embed tracking URL sebagai link tombol:
Di Email / Pesan Broadcast
Sertakan tracking URL di pesan:
Contoh Campaign untuk UPH
| Campaign | Kode | Dimana Dipasang |
|---|---|---|
| Open Day April | OD2604 |
Banner, brosur, spanduk |
| Instagram Bio | IG-BIO |
Bio Instagram @uph.edu |
| Website Homepage | WEB-HOME |
Tombol "Chat Admisi" di one.uph.edu |
| Billboard Karawaci | BB-KRC |
Billboard jalan tol |
| Pameran Pendidikan JCC | EXPO-JCC |
Booth pameran, kartu nama |
| Email Newsletter | EMAIL-APR |
Newsletter bulanan |
| TikTok Link | TIKTOK01 |
Bio TikTok |
| Referral Alumni | REF-ALUMNI |
Link khusus alumni untuk share |
Melihat Hasil Campaign
Di Halaman Campaigns
Setiap campaign card menampilkan:
| Metrik | Artinya |
|---|---|
| Clicks | Berapa kali link/QR diklik |
| Leads | Berapa orang yang jadi lead setelah klik |
| Conversion | Persentase klik yang jadi lead (leads / clicks × 100%) |
Contoh Baca Data
Artinya: 150 orang scan QR/klik link, 45 orang benar-benar kirim pesan dan jadi lead. Conversion rate 30% — sangat bagus!
Tips Membaca Conversion Rate
| Rate | Artinya | Tindakan |
|---|---|---|
| > 25% | Excellent — campaign sangat efektif | Perbanyak budget channel ini |
| 10-25% | Bagus — normal untuk marketing | Pertahankan |
| 5-10% | Biasa — perlu optimasi | Review copy/placement |
| < 5% | Rendah — ada masalah | Cek: apakah QR terbaca? Link benar? Placement tepat? |
Bagaimana Tracking Bekerja
Saat User Klik Link
User klik https://huph.val.id/c/OD2604
→ Server HUPH: catat klik (waktu, IP, device)
→ Server: redirect ke WhatsApp
→ WhatsApp terbuka dengan pesan: "Halo UPH (OD2604)"
→ User tekan Send
Saat User Kirim Pesan
Bot terima: "Halo UPH (OD2604)"
→ Bot detect kode dalam tanda kurung: OD2604
→ Bot cek: ada campaign dengan kode OD2604? Ya
→ Lead ditag: source_campaign = OD2604
→ Bot reply: "Halo! Terima kasih sudah menghubungi UPH..."
Jika User Mengubah Pesan
User bisa mengubah pre-filled text sebelum kirim. Jika mereka hapus kode (OD2604):
- Klik tetap ter-track (100% akurat — dicatat di server saat redirect)
- Lead attribution hilang (tidak bisa dikaitkan ke campaign)
Solusi: buat teks pre-filled yang natural sehingga user tidak tergoda mengubah:
Mengelola Campaign
Toggle Active/Inactive
Klik toggle di campaign card. Campaign inactive: - Link/QR masih bisa diklik → redirect ke halaman 404 - Tidak ada klik baru yang dicatat - Berguna untuk campaign yang sudah selesai
Edit Campaign
Klik tombol Edit → ubah nama atau teks pre-filled. Kode tidak bisa diubah setelah dibuat (karena sudah dicetak di QR/brosur).
Hapus Campaign
Klik tombol Delete. Hanya bisa dihapus jika belum ada klik tercatat. Jika sudah ada klik, nonaktifkan saja (toggle inactive).
Tips untuk Marketing Team
- Buat kode yang mudah diingat —
OD2604(Open Day 26 April),IG-BIO(Instagram Bio),WEB01(Website) - Satu campaign per channel — jangan pakai kode yang sama untuk brosur dan Instagram. Buat terpisah supaya bisa bandingkan performa.
- Test QR sebelum cetak — scan QR dari HP kamu sendiri, pastikan WhatsApp terbuka dengan pesan yang benar
- Review stats mingguan — lihat campaign mana yang paling efektif, alokasikan budget ke channel terbaik
- Teks pre-filled yang natural — "Halo UPH, saya dari Open Day (OD2604)" lebih baik dari "OD2604"
- Cetak QR cukup besar — minimal 3×3 cm supaya bisa discan dari jarak 30cm
FAQ
Q: Berapa banyak campaign yang bisa dibuat? A: Tidak terbatas. Buat sebanyak yang dibutuhkan.
Q: Apakah link tracking bisa expired? A: Tidak otomatis. Nonaktifkan manual jika campaign selesai.
Q: Bisa lihat dari kota mana user mengklik? A: Belum tersedia di versi ini. Data IP dicatat tapi belum di-geolocate. Fitur ini bisa ditambahkan di masa depan.
Q: User scan QR tapi tidak kirim pesan. Apakah tercatat? A: Ya — klik tetap tercatat. Tapi lead baru terbentuk saat user benar-benar kirim pesan.
Q: Bisa pakai nomor WA yang berbeda per campaign? A: Ya — setiap campaign bisa diset nomor WA yang berbeda.
Lihat Juga
- Follow-up — follow-up otomatis untuk leads dari campaign
- Lead Scoring — bagaimana lead dari campaign di-scoring
- Lead Pipeline — kelola pipeline leads
- Bot Configuration — konfigurasi chatbot